Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Nandik Darman : Jika Doa Tak Mampu Mengembalikanmu Maka Keikhlasanlah Yang Menghantarmu Kesisi Tuhan

Gambar
Selamat Jalan Bp.Guru tercinta, hari ini rasanya seperti mimpi. Pagi-pagi benar HP-ku berdering, tiba-tiba ada pesan masuk dari seorang teman yang mengungkapkan duka cita yang melarah karena salah seorang guru terhebatnya meninggal dunia, Pak “David Jaik”. Laksana embun penyejuk dalam kehausan teringat saya akan kenangan sewaktu saya dengan beliau pergi “kremo” (menangkap kepiting) di muara wae mokel yang rasanya itu baru saja terjadi kemarin. Sembari tangan merabah-rabah dicelah-celah batu dibawa air untuk mencari kepiting, di muara Wae Mokel kami berbagi cerita dan pengalaman tentang kerasnya kehidupan di dunia ini, tentang bagaiman baiknya bergumul ditengah masyarakat. Cerita demi cerita kian berlalu canda tawapun menyelinap diantara gurauan beliau saat itu, tak terasa mata hari sudah berada di ufuk barat, kamipun beranjak pulang kerumah. Sepanjang perjalanan aku mendapat banyak pujian dan motifasi dari beliau. Beliau berpesan kepada saya, “ Nak Saya bangga sekali dengan anak m...

Nong Teteng: Pesona Perawan, Pantai Tanah Bara

Gambar
Nong_Teteng (Foto_Istimewa) Delapanenam.blongspot.com _Pesona alam Tanah Bara terletak di Kelurahan Tanah Rata, Kec. Kota Komba, Kab. Manggarai Timur, NTT. Ketika sampai di sana kita akan mengamati indahnya pantai dari tebing, dgn ketinggian sekitar 200 m dari bibir pantai. Nikmati pemandangan alam sekitarnya yabgg sudah pasti menakjubkan dari ketinggian tebing. Sedangkan bagi pencinta alam panjat tebing, dapat merasakan suguhan dua sensasi dalam satu kegiatan yakni memanjat tebing sambil menikmati panorama pantai Tana Bara. Itulah pemandangan alamnya yg dapat kita amati dari puncak tebing. Tapi tidak hanya sampai di situ, kita akan menuju pantai degan berjalan kaki menyusuri lereng di samping tebing tersebut, hanya sekitar 5 menit. Hamparan pasir putih yg asri, lautnya yg belum ternoda akan menyapa kita. Untuk mengisi waktu santai anda degan berenang bersama keluarga atau orang dekat anda di jamin nyaman karena tidak terdapat bebatuan hanya pasir putih di sana. ...

**WA’UNG WOZA LAKA RITUAL WARISAN MANGGA MASI**

Gambar
                                            jesend.foto_istimewa Delapanenam.blongspot.com _Wa’ung woza laka merupakan acara yang dilakukan setelah lima hari seorang bayi dilahirkan. Upacara ini bertujuan untuk memberi nama secara adat kepada sang bayi yang baru lahir. Dalam masyarakat adat Manggarai pada umumnya dan masyarakat Manggarai Timur khusunya, kita akan mengetahui prosesi adat yang cukup unik.  Prosesi adat dalam masyarakat Suku Ndolu, Waekekik, Desa Ranakolong, Kecamatan Kota Komba ditemukan beberapa tahapan ritual adat dalam prosesi pemberian nama bayi tersebut. Adapun ritual-ritual dalam acar pemberian nama bayi antara lain; Acara Napo(tekar toro) Yaitu acara pemberian nama bayi dengan meminta restu nenek moyang melalui acara tekar toro atau tekar basi, Lalu dilanjutkan dengan acara Muas Wae Nio yang merupakan acara dimana semua orang yang hadir saat ba...

Kisah Kapas Terhimpit Bebatuan

Gambar
Delapanenam.blongspot.com_(Puisi) Kapas terhempas angin sederhana kemana arah yg dituju tak tau di mana. Tampak aneh di pandang mata tak bersayap tapi berterbangan kian jauh Indah dipandang banyak mata di sana bergerak turun naik seirama dgn terpaan angin seakan bergelombang bahk laut pantai selatan namun apakah dikau tahu susana hatinya saat itu? Bagaimanakah kisah batinya yg terselubung,terbungkus erat dan rekat?Apakah ia juga menikmati seperti kenikmatan yg engkau rasakan? Tentunya tidak. Kapas yg diterbangkan angin tidak demikian kisahnya. Ia mengelak tapi tak sanggup. Ia menolak tapi tak kuasa. Ia merintih tapi tak sanggup. Ia melawan tapi tak kuasa. Ia menangis tapi kering sudah air matanya Ia meminta tolong tapi mulut terkatup rapat. Ia meratap tapi tak terdengar suaranya. Pasrah jadi sahbat setianya. Dimanakah aku ini nanti akan hinggap? Dimanakah nanti aku sampai? Dimanakah pula tempat singgahanku? Tuhan dengarkan kisahku....biarkan aku jatuh di padang gersang, bi...